<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>The Other of Maskurmambangblog</title>
	<atom:link href="http://maskurmambang.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://maskurmambang.blogdetik.com</link>
	<description>Just A Part Mirror Blog</description>
	<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 01:17:07 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>KEGAGALAN SEBUAH EMPATI</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/07/27/kegagalan-sebuah-empati/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/07/27/kegagalan-sebuah-empati/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Jul 2010 01:17:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[COPY]]></category>

		<category><![CDATA[empati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambang.blogdetik.com/?p=156</guid>
		<description><![CDATA[Alkisah di sebuah sekolah dasar, tercatatlah seorang siswa kelas satu.
Sebut namanya Bakar. Ia anak konglomerat ternama.
Bukan cuma bapaknya yang pedagang besar. Kakek moyangnya pun demikian. Mereka adalah rezim saudagar terkenal sejak era abad pertengahan. Ketika Pires berkata, &#8221;Tuhan menciptakan Timor untuk pala, Banda untuk lada, dan Maluku untuk cengkih,&#8221; di sanalah kakek moyang Bakar berperan.
Bakar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Alkisah di sebuah sekolah dasar, tercatatlah seorang siswa kelas satu.<br />
Sebut namanya Bakar. Ia anak konglomerat ternama.</p>
<p>Bukan cuma bapaknya yang pedagang besar. Kakek moyangnya pun demikian. Mereka adalah rezim saudagar terkenal sejak era abad pertengahan. Ketika Pires berkata, &#8221;Tuhan menciptakan Timor untuk pala, Banda untuk lada, dan Maluku untuk cengkih,&#8221; di sanalah kakek moyang Bakar berperan.<span id="more-156"></span></p>
<p>Bakar masih menikmati warisan kebesaran itu. Ia bersekolah di SD<br />
unggulan berstandar internasional dan bilingual, sekitar 2 kilometer<br />
dari rumah (mobil senilai Rp 1 miliar yang ia pakai hanya mencatatkan<br />
perjalanan 4 kilometer setiap hari). Seorang sopir dan &#8221;baby sitter&#8221;<br />
mengantar dan menungguinya setiap hari saat ia belajar.</p>
<p>Layaknya sekolah mahal dan unggulan lainnya, mengarang adalah pelajaran yang diposisikan amat penting di SD tersebut. Anak-anak didik, sejak kelas satu, sudah dilatih untuk mengekspresikan isi kepala mereka dengan kata-kata yang tertata baik, namun dengan isi yang mencerminkan kebebasan pikiran.</p>
<p>Sampailah, suatu ketika, sang guru meminta siswa kelas I membuat<br />
karangan tentang kehidupan keluarga yang sangat miskin di seberang<br />
benteng sekolah. Sang guru, yang berasal dari keluarga menengah,<br />
berharap dapat menumbuhkan empati anak-anak didiknya yang serba berada terhadap nasib kelompok lain yang tak berpunya. Bakar masih kelas satu SD. Tapi, ia penulis yang andal. Ia sefasih bapaknya saat harus melontarkan kata-kata. Ia pun secerdas ibunya saat harus membuat hitung-hitungan dan perbandingan.</p>
<p>Ia menulis, seperti saran gurunya, dengan penuh perasaan. &#8221;Menulislah dengan hati,&#8221; begitu kata-kata sang guru yang selalu ia ingat.</p>
<p>Lalu, dengan sesekali menerawang dan membayangkan kehidupan keluarga miskin, Bakar menggoreskan pinsilnya dengan huruf-huruf yang belum sempurna benar. Ia menamai tokoh dalam karangannya sebagai Pak Abu.</p>
<p>&#8221;Pak Abu,&#8221; tulisnya, &#8221;adalah orang yang sangat miskin. Benar-benar<br />
miskin, sampi-sampai pembantunya juga miskin, sopirnya miskin, dan<br />
tukang kebunnya pun miskin.&#8221; &#8221;Karena sering tak punya uang, Pak Abu jarang membersihkan kolam renang di rumahnya. Ia juga hanya bias memelihara ikan-ikan kecil di akuarium seperti lou han yang makannya sedikit, tidak seperti arwana dan koi di rumahku.</p>
<p>Kucing siam punya Pak Abu juga kurus, soalnya kurang makan. Ayam yang ia pelihara juga yang kecil-kecil, jenis kate.&#8221;</p>
<p>Bakar, yang berpikir bebas, menulis karangannya itu dengan penuh haru. Ia sesekali mengernyitkan dahi. Ia berpikir dirinya tak mungkin bias menanggungkan kemiskinan seperti yang terjadi pada keluarga Pak Abu.</p>
<p>Alangkah malangnya keluarga Pak Abu, pikirnya. Jangan-jangan<br />
anak-anaknya harus berebut saat bermain PS2, karena alat permainan itu hanya ada satu di ruang keluarga. Lain dengan di rumahnya, setiap kamar ada. Di kamar Bakar, di kamar kakak-kakaknya, bahkan di kamar ibu-bapaknya</p>
<p>Sopir dan pembantu Pak Abu pun, pikirnya, pasti sedih karena tidak<br />
seperti pembantu dan sopir dirinya. Bakar membandingkan handphone yang dipegang sopir dan pembantu Pak Abu mungkin jenis monophoni yang ketinggalan zaman, lain dengan handphone pembantu dan sopirnya yang polyphonic dan bisa kirim MMS.</p>
<p>Ia membayangkan kepala urusan dapur di rumah Pak Abu mungkin hanya bias belanja di pasar yang becek atau supermarket kecil di perempatan jalan. Padahal, pembantu di rumahnya sangat biasa berbelanja ke hypermarket Prancis dan mal-mal.</p>
<p>&#8221;Anak-anak Pak Abu,&#8221; tulisnya dengan empati penuh, &#8221;kalau liburan<br />
tidak bisa ke Eropa atau Amerika seperti aku. Mereka hanya bisa<br />
berlibur ke Bali. Itu pun pakai pesawat yang murah, low cost carrier.&#8221;</p>
<p>Demikianlah cerita karangan Bakar.</p>
<p>Terserahlah, Pembaca, Anda mau bekomentar apa tentang cerita itu. Saya hanya mau menyampaikan sebuah kegagalan empati.</p>
<p>Bukan karena orangnya tidak tulus, tapi ia memang tidak memiliki pengalaman yang memadai tentang dunia di luar dirinya.</p>
<p>Bakar adalah wakil dari kegagalan itu. Saya kembalikan kepada Anda kisah-kisah di luar. Saat seorang menteri berkata, &#8221;Kalau tidak mampu membeli elpiji, ya jangan gunakan elpiji,&#8221; apa komentar Anda?</p>
<p>Bagi saya, itu adalah kegagalan empati. Mungkin karena sekadar<br />
kurangnya wawasan dia tentang penderitaan, mungkin juga karena<br />
kemalasan melihat dunia luar.</p>
<p>Bayangkan setelah si menteri berkata seperti itu, harga minyak tanah<br />
melambung tiga kali lipat.</p>
<p>Kita tentu tak berharap pejabat itu akan berkata, &#8221;Kalau tidak mampu<br />
beli minyak tanah, jangan gunakan minyak tanah.&#8221; Lalu, ketika harga<br />
beras melonjak sekian kali lipat, ia pun berpidato lagi, &#8221;Kalau tidak<br />
mampu beli beras, jangan makan nasi.&#8221;</p>
<p>Empati adalah kemampuan menempatkan diri pada posisi orang lain. Di dalamnya tercakup kecerdasan emosional dan sosial. Nah, jika Anda berempati kepada orang miskin, maka Anda akan memerankan diri sepenuh perasaan sebagai orang miskin.</p>
<p>Persoalannya, apa fantasi Anda tentang kemiskinan?</p>
<p>Sudarmono, Dr., Mutiara Kalbu Sebening Embun Pagi, 1001 kisah sumber inspirasi , Edisi Bahasa Indonesia, p164. Hafara (2010)</p>
<p>dicopy langsung dari :<a href="http://www.facebook.com/notes/article-news/b-kegagalan-sebuah-empati-b/309770374346">http://www.facebook.com/notes/article-news/b-kegagalan-sebuah-empati-b/309770374346</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/07/27/kegagalan-sebuah-empati/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Terjemahan Pantun Ahsanfile</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/07/12/terjemahan-pantun-ahsanfile/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/07/12/terjemahan-pantun-ahsanfile/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jul 2010 04:44:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<category><![CDATA[pantun]]></category>

		<category><![CDATA[terjemahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambang.blogdetik.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Terjemahan dari : http://ahsanfile.wordpress.com/2010/07/12/pantun-dan-syair-favoritku/
Wong njangan klewih karo santen klapa
Orang membuat sayur kluwih dengan santan kelapa
Kluwih :
Tumplek nang sarung hangatnya terasa
Tumpah di sarung hangat terasa

Sanajan olih randa ora pa-pa
Walaupun dapat janda tidak apa-apa
Sing penting eee durung kadaluarsaaaa….
Yang penting belum kedaluwarsa
===================
Suket teki jere nggo mpan jaran
Rumput teki untuk makanan kuda
rumput teki : 

Lawuh dong ndog pitik jan mrewel pisan
Lauk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Terjemahan dari : <a href="http://ahsanfile.wordpress.com/2010/07/12/pantun-dan-syair-favoritku/">http://ahsanfile.wordpress.com/2010/07/12/pantun-dan-syair-favoritku/</a></p>
<p>Wong njangan klewih karo santen klapa</p>
<blockquote><p><strong><span style="font-family: mceinline">Orang membuat sayur kluwih dengan santan kelapa</span></strong></p>
<p><strong><span style="font-family: mceinline">Kluwih :<img class="alignnone" src="http://ditsayur.hortikultura.deptan.go.id/algal/Tanaman%20Sayuran/slides/Kluwih.jpg" alt="" width="136" height="144" /></span></strong></p></blockquote>
<p>Tumplek nang sarung hangatnya terasa</p>
<blockquote><p><strong><span style="font-family: mceinline">Tumpah di sarung hangat terasa</span></strong></p></blockquote>
<p><strong></strong><br />
Sanajan olih randa ora pa-pa</p>
<blockquote><p><strong><span style="font-family: mceinline">Walaupun dapat janda tidak apa-apa</span></strong></p></blockquote>
<p>Sing penting eee durung kadaluarsaaaa….</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Yang penting belum kedaluwarsa</strong></span></p></blockquote>
<p>===================</p>
<p>Suket teki jere nggo mpan jaran</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Rumput teki untuk makanan kuda</strong></span></p>
<p><span style="font-family: mceinline"><strong>rumput teki : <img class="alignnone" src="http://4.bp.blogspot.com/_SZNpkI37MRo/SuluFHvAOsI/AAAAAAAAAhQ/Am-ChvVCWCI/s400/teki.jpg" alt="" width="311" height="226" /></strong></span></p></blockquote>
<p><span style="font-family: mceinline"><strong></strong></span><br />
Lawuh <span style="text-decoration: line-through">dong</span> ndog pitik jan mrewel pisan</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Lauk telur ayam mantap sekali</strong></span></p></blockquote>
<p>Jaman siki jaman kemajuan</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Jaman sekarang jaman maju/modern</strong></span></p></blockquote>
<p>Cilik-cilik pada pinter pacaran</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Kecil-kecil sudah pinter pacaran</strong></span></p></blockquote>
<p>===================</p>
<p>Wong wis tua aja kakehen sengek</p>
<blockquote><p><span style="color: #000000"><strong><span style="font-family: mceinline">Orang sudah tua jangan terlalu banyak ulah</span></strong></span></p></blockquote>
<p>Nek ngomong aja karo menteng kelek</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Kalo bicara jangan sambil berkacak pinggang</strong></span></p></blockquote>
<p>Emut nek balunge wis pada onthek</p>
<blockquote><p><strong>Ingat kalo tulangnya sudah pada kendor</strong></p></blockquote>
<p>Sedela maning umure be entek</p>
<blockquote><p><span style="font-family: mceinline"><strong>Sebentar lagi umurnya habis</strong></span></p></blockquote>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/07/12/terjemahan-pantun-ahsanfile/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Mematikan Suara Shutter Kamera Nokia 6120 Classic</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/05/12/mematikan-suara-shutter-kamera-nokia-6120-classic/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/05/12/mematikan-suara-shutter-kamera-nokia-6120-classic/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 03:59:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web/Tech]]></category>

		<category><![CDATA[6120 Classic]]></category>

		<category><![CDATA[6120c]]></category>

		<category><![CDATA[handphone]]></category>

		<category><![CDATA[kamera]]></category>

		<category><![CDATA[nokia]]></category>

		<category><![CDATA[ponsel]]></category>

		<category><![CDATA[shutter sound]]></category>

		<category><![CDATA[symbian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambang.blogdetik.com/?p=148</guid>
		<description><![CDATA[Nokia 6120 Classic adalah ponsel yang sudah bisa dibilang jadul. Karena sekarang musimnya ponsel qwerty walaupun dengan mutu seadanya. Bagi yang hanya suka glamour, terlihat keren, gaul dll, mungkin akan memilih Nokia N70 atau N73. Karena fitur multimedianya lebih unggul. Yah..dua ponsel tersebut sering dikomparasikan dengan 6120c ini. Namun jika pengguna ponsel adalah orang mementingkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="wp-caption alignleft" style="width: 135px"><img class=" " src="http://img.gsmarena.com/vv/pics/nokia/nokia-6120_00.jpg" alt="" width="125" height="231" /><p class="wp-caption-text">Nokia 6120 Classic : GSMarena</p></div>
<p>Nokia 6120 Classic adalah ponsel yang sudah bisa dibilang jadul. Karena sekarang musimnya ponsel qwerty walaupun dengan mutu seadanya. Bagi yang hanya suka glamour, terlihat keren, gaul dll, mungkin akan memilih Nokia N70 atau N73. Karena fitur multimedianya lebih unggul. Yah..dua ponsel tersebut sering dikomparasikan dengan 6120c ini. Namun jika pengguna ponsel adalah orang mementingkan fitur internet, Nokia 6120c adalah pilihannya. Ponsel ini dapat dijadikan sebagai modem, karena sudah support UMTS &amp; HSDPA.</p>
<p>Saya juga menggunakan ponsel ini untuk internetan, baik lewat  HP itu sendiri maupun sebagai modem. Dan memang dapat diandalkan. Mengenai review HP sudah melimpah di internet. Kalo saya tulis lagi nanti bisa dibilang <em>nguyahi segara</em></p>
<p>Karena sudah lewat masa trendnya. Banyak fitur yang saya butuhkan ternyata belum disupport ponsel ini. Salah satu diantaranya adalah mengubah suara shutter kamera, ataupun menon-aktifkannya.<span id="more-148"></span></p>
<p>Karena penasaran saya browsing mengenai hal ini. Ternyata banyak juga yang mencari hal yang sama. Rata-rata berujung ke aplikasi berplatform symbian yang bernama CCam.</p>
<p>Software itu bisa didapatkan di <a href="http://www.4shared.com/network/search.jsp?sortType=1&amp;sortOrder=1&amp;sortmode=1&amp;searchName=Ccam&amp;searchmode=3&amp;searchName=Ccam&amp;searchDescription=&amp;searchExtention=&amp;sizeCriteria=atleast&amp;sizevalue=10&amp;start=0">sini</a>.</p>
<p>Sayapun kemudian mengunduh dan menginstall aplikasi ini. Namun ternyata keluar notifkasi bahwa aplikasi sudah expired. Ternyata mengakalinya mudah saja, yaitu merubah setting tanggal kita beberapa tahun sebelumnya. Instalasi sukses dan siap digunakan. Tidak lupa setting tanggal dikembalikan ke waktu sekarang.</p>
<p>Tips tersebut saya dapatkan dari :</p>
<p><a href="http://my-symbian.com/s60v3/faq/showquestion.php?faq=2&amp;fldAuto=17">my-symbian.com-The certificate has expired - cannot install software</a>, tips lain</p>
<p><a href="http://my-symbian.com/s60v3/faq/showquestion.php?fldAuto=14&amp;faq=1">my-symbian.com-certificate error</a></p>
<p>Awalnya saya kira aplikasi ini akan ditempelkan ke fitur kamera asli HP dengan opsi pilihan <em>shutter sound</em>. Ternyata kita menggunakan aplikasi ini dengan membukannya sendiri dan menggunakan kamera lewat aplikasi ini.</p>
<p><a href="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0019.jpg"><img class="size-medium wp-image-689 " src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0019.jpg?w=300" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
CCam</p>
<p>Bagi saya tidak masalah yang penting sekarang bisa mengambil <em>spy shot</em> tanpa suara. Maklum kadang memotret sesuatu yang dianggap hal biasa malah jadi pertanyaan bagi orang kebanyakan. Buat apa sih foto-foto gitu, kata mereka.</p>
<p>from :&nbsp;<a href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/03/06/mematikan-suara-shutter-kamera-nokia-6120-classic/</p>
<p>&#8221; title=&#8221;http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/03/06/mematikan-suara-shutter-kamera-nokia-6120-classic/</p>
<p>&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;>http://maskurmambangblog.wordpress.com/2&#8230;</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/05/12/mematikan-suara-shutter-kamera-nokia-6120-classic/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Ngeblog Dengan Wordmobi, Aplikasi Symbian</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/05/12/ngeblog-dengan-wordmobi-aplikasi-symbian/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/05/12/ngeblog-dengan-wordmobi-aplikasi-symbian/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 12 May 2010 03:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BLOGGING]]></category>

		<category><![CDATA[mobile blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Mopress]]></category>

		<category><![CDATA[symbian]]></category>

		<category><![CDATA[Wordmobi]]></category>

		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambang.blogdetik.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Sekarang ini beberapa kemampuan internet via Desktop bisa dilakukan  via ponsel. Jadi ketika kita sedang tidak menghadapi komputer kita tetap  bisa buka facebook, email, baca artikel, chatting, termasuk blogging  tentu. Hal itu bisa dilakukan lewat browser ponsel, tapi khusus untuk  blogging&#8230;susah. Karenanya saya mencari aplikasi yang bisa untuk  blogging, terutama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sekarang ini beberapa kemampuan internet via Desktop bisa dilakukan  via ponsel. Jadi ketika kita sedang tidak menghadapi komputer kita tetap  bisa buka facebook, email, baca artikel, chatting, termasuk blogging  tentu. Hal itu bisa dilakukan lewat browser ponsel, tapi khusus untuk  blogging&#8230;susah. Karenanya saya mencari aplikasi yang bisa untuk  blogging, terutama wordpress. Akhirnya saya menemukan software tersebut.  Yang satu platformnya java, yaitu Mopress. Ada juga yang berformat  symbian, yaitu Wordmobi. Dalam hal ini saya menggunakan Wordmobi karena  satu hal, jika menggunakan Mopress saya kesulitan untuk upload gambar.<br />
<a href="\Data\Images\logo_thumb.png"> <img class="alignnone" style="border: 0pt none" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/logo_thumb.png" border="0" alt="logo_thumb.png" width="114" height="85" /> </a><br />
Wordmobi dapat diunduh di<a href="http://code.google.com/p/wordmobi/"> sini.</a> Sedangkan  Mopress bisa didownload di <a href="http://aplikasihape.net/2009/08/03/mopress-mobile-blogging-platform/">situ</a></p>
<p>Tampilan awal Wordmobi<a href="Code.google.com/p/wordmobi/" target="_blank"><br />
</a> <a href="\Images\Capture\Capt0045.jpg"> <img class="alignnone" style="border: 0pt none" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0045.jpg" border="0" alt="Capt0045.jpg" width="240" height="320" /> </a><br />
<span id="more-147"></span><br />
Untuk bisa menggunakannya kita harus mendownload 3 file berekstensi .sis  yaitu: PIPS, Python Runtime dan Wordmobi<br />
<a href="\Images\Capture\Capt0046.jpg"> <img class="alignnone" style="border: 0pt none" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0046.jpg" border="0" alt="Capt0046.jpg" width="240" height="320" /> </a><br />
Setelah instalasi selesai, siap digunakan kapan saja dimana saja.</p>
<p>Tampilan awal:<br />
<a href="\Images\Capture\Capt0049.jpg"> <img class="alignnone" style="border: 0pt none" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0049.jpg" border="0" alt="Capt0049.jpg" width="240" height="320" /> </a></p>
<p>Menu yang disediakan:<br />
<a href="\Images\Capture\Capt0050.jpg"> <img class="alignnone" style="border: 0pt none" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0050.jpg" border="0" alt="Capt0050.jpg" width="240" height="320" /> </a><br />
Ada satu menu lagi yang tidak tercapture yaitu Statistik.</p>
<p>Editornya:<br />
<a href="\Images\Capture\Capt0052.jpg"> <img class="alignnone" style="border: 0pt none" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/03/capt0052.jpg" border="0" alt="Capt0052.jpg" width="240" height="320" /> </a></p>
<p>Maka&#8230;jreeng!!!<br />
Jadilah postingan ini.<br />
NB:<br />
1. Postingan ini totally via ponsel dengan Wordmobi dibantu UCWeb 7 dan  Opera Mini 5 serta Screenshot tentu.<br />
2.Gadget Nokia 6120 classic.<br />
3.Jempol tangan memang jadi berolahraga, namun tidak disarankan  dilakukan setiap hari dan untuk artikel panjang. Kemeng bro!<br />
4.Saya menggunakan Python 1.9.6 dan Wordmobi 0.9.3 karena ketika  menginstal Python 2.0.0 tenyata certificate error<br />
5.Jangan memelihara kuku  panjang jika ingin ngeblog lewat ponsel.</p>
<p>Posted by <a href="http://wordmobi.googlecode.com"> Wordmobi </a></p>
<p>from : <a href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/03/23/ngeblog-dengan-wordmobi-aplikasi-symbian/">http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/03/23/ngeblog-dengan-wordmobi-aplikasi-symbian/</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/05/12/ngeblog-dengan-wordmobi-aplikasi-symbian/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Indomotoblog Lho!</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/01/26/indomotoblog-lho/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/01/26/indomotoblog-lho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Jan 2010 15:13:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BLOGGING]]></category>

		<category><![CDATA[agregator]]></category>

		<category><![CDATA[Blog Motor]]></category>

		<category><![CDATA[Blogger motor]]></category>

		<category><![CDATA[indomotoblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambang.blogdetik.com/?p=139</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini sekitar jam 3, saya baru saja menyelsaikan kerjaan yang menggunung. Kebetulan pada waktu itu terdenganr Adzan Asar dari masjid Baiturahman Semarang yang kebetulan berada di sebelah kantor. Setelah Shalat, saya tidak langsung kembali ke kantor, kan sudah selesai pikir saya. Saya lalu duduk di serambi masjid. Di sana saya lalu browsing menggunakan Opera [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini sekitar jam 3, saya baru saja menyelsaikan kerjaan yang menggunung. Kebetulan pada waktu itu terdenganr Adzan Asar dari masjid Baiturahman Semarang yang kebetulan berada di sebelah kantor. Setelah Shalat, saya tidak langsung kembali ke kantor, kan sudah selesai pikir saya. Saya lalu duduk di serambi masjid. Di sana saya lalu browsing menggunakan Opera Mini. Yang saya buka biasanya email,&nbsp;<a href="http://detik.com" title="http://detik. " target="_blank">detik.com</a>, okezone, lalu ke agreagator blog motor : <a href="http://indomotoblog.wordpress.com/">Indomotoblog</a> (itu semua yang saya bookmark ke browser HP).</p>
<p><a href="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/bloggku-di-indomotoblog-via-hp.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-368" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/bloggku-di-indomotoblog-via-hp.jpg?w=225" alt="" width="225" height="300" /></a></p>
<p><span id="more-139"></span>Jika masuk Indomotoblog, saya biasanya membaca baris paling atas dulu. Jelas warungnya <a href="http://triatmono.wordpress.com/">mas Tri</a>, <a href="http://ducatimonster.wordpress.com/">Ducatimonster</a> terus tempatnya <a href="http://ninja250r.wordpress.com/">mas Taufik</a>. Kalu kelihatannya tidak ada yang baru, lalu turun dari baris paling kiri tempatnya mas <a href="http://alonrider.wordpress.com/">Nadi</a>, <a href="http://fanderlart.wordpress.com/">Fanderlart</a> terus<span> <a href="http://motoradul.wordpress.com/">Adul</a>, <a href="http://babad150f.wordpress.com/">babad150</a>, <a href="http://lekdjie.wordpress.com/">Lekdjie</a>, <a href="http://kilaubiru.wordpress.com/">Kilaubiru</a> dll. Kemudian pindah ke baris tengah, tempat <a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=indomotoblog.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fstephenlangitan.com%2F">Pak Stephen</a>, <a href="http://www.blogger.com/feeds/1495238239084685522/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25">Pak Edo</a>, <a href="http://adicuzzy.wordpress.com/">Adicuzzy</a> dll (di baris tengah ini isinya berat-berat). Terus ke baris paling kanan tempatnya <a href="http://prado2.com">Lek Giri</a>, <a href="http://jombloati.wordpress.com/">Lek Jomblo</a>, <a href="http://innocentrider.wordpress.com/">Innori</a>, <a href="http://go2.wordpress.com/?id=725X1342&amp;site=indomotoblog.wordpress.com&amp;url=http%3A%2F%2Fwww.yamaha-friends.com%2F">Yamaha Friends</a> dll. Nah sewaktu di baris itu, kuturunkan terus, tapi membacanya tidak serius soalnya biasanya tidak ada yang baru, seperti <a href="http://kafemotor.wordpress.com/">kafemotor</a>. Kok ada yang aneh, saya membaca postingan judulnya &#8220;<a href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/01/24/goodbye-friendster/">Goodbye Friendster</a>&#8220;.  Lho kok sama dengan kepunyaanku, setelah saya perhatikan dengan seksama, LHA! bloggnya kok namanya <a href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/">Learning To Life</a>, ITU KAN BLOGGKU!</span></p>
<p>Kaget campur seneang (Didi Kempot mode:on). Wah iii pasti perbuatane Kang Taufik nih. Sebenarnya saya juga heran kan blog iki baru ada 10 artikel tentang motor. Saya menulis tentang motor juga cuma dari sudut pandang orang ndesa, kalau yang lain pada menulis motor bary, menulis motor canggih, menulis pengalaman touring, menulis Analisis Pasar, me nulis barang-barang yang berhubungan dengan motor.</p>
<p><a href="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/bloggku-categories.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-369" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/bloggku-categories.jpg" alt="" width="238" height="267" /></a></p>
<p>Terus baru dikunjungi 2 ribuan kali</p>
<p><a href="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/bloggku-counter-crop.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-371" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/bloggku-counter-crop.jpg" alt="" width="240" height="54" /></a></p>
<p>kok bisa masuk Indomotoblog, rasannya seperti belum pantas. Tapi Mas Taufik bilang:</p>
<p><a href="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/maf-topik-on-fb-crop.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-372" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2010/01/maf-topik-on-fb-crop.jpg?w=300" alt="" width="300" height="42" /></a></p>
<p>Terima Kasih Mas Taufik, Kuterima budi baikmu. Moga-moga saya bisa menulis terus, yang berguna Amin. Namanya juga blog :&#8221;Belajar Hidup&#8221;.</p>
<p>INDONESIAN VERSION OF:<a href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/01/26/indomotoblog-nda/">http://maskurmambangblog.wordpress.com/2010/01/26/indomotoblog-nda/</a></p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2010/01/26/indomotoblog-lho/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Draw Solution</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/08/22/draw-solution/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/08/22/draw-solution/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Aug 2009 03:16:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[IDE]]></category>

		<category><![CDATA[solusi]]></category>

		<category><![CDATA[win win solution]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambangblog.wordpress.com/?p=137</guid>
		<description><![CDATA[Membaca kembali tulisan saya di sini jadi terbersit pikiran, solusi untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada di lingkungan sekitar kita. Selama ini kita sangat sering mendengar istilah &#8220;win win solution&#8221;, yang secara gampangnya adalah: menyelesaikan suatu masalah dengan keuntungan di kedua belah pihak. Secara alami dan tradisional kebanyakan terjadi adalah : yang satu kalah-yang lain [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Membaca kembali tulisan saya di <a href="http://maskurmambang.wordpress.com/2008/09/22/memuliakan-tetangga/">sini</a> jadi terbersit pikiran, solusi untuk menyelesaikan suatu masalah yang ada di lingkungan sekitar kita. Selama ini kita sangat sering mendengar istilah &#8220;win win solution&#8221;, yang secara gampangnya adalah: menyelesaikan suatu masalah dengan keuntungan di kedua belah pihak. Secara alami dan tradisional kebanyakan terjadi adalah : yang satu kalah-yang lain menang. Bolehlah kita menyebutnya dengan &#8220;win-lose solution&#8221;. Contohnya adalah perkelahian yang menyebabkan satu pihak terbunuh, yang lain selamat. Atau di kehidupan modern, kasus tuntutan di pengadilan yang putusannya memenangkan salah satu pihak, pihak yang lain kalah.</p>
<p>&#8220;Win win solution&#8221; (saya sebut saja WWS) adalah pemecahan masalah terbaik, karena &#8220;win-lose solution&#8221; (saya sebut WLS) sering menimbulkan dendam yang menyebabkan masalah tidak pernah terselsaikan sampai salah satu pihak sudah tidak ada lagi atau musnah. WWS harus melalui pemikiran yang dalam, pertimbangan-pertimbangan yang cermat agar terjadi keseimbangan keuntungan dari dua pihak. Hal ini biasanya membutuhkan pihak ketiga, walaupun belum tentu demikian.<span id="more-137"></span></p>
<p>Dalam tahap memecahkan salah satu masalah bisa saja langsung menuju WWS namun kadang melalui tahap lain, bahkan harus melewati WLS. Di dalam masyarakat yang introvert, masalah mengungkapkan suatu hal kadang menjadi masalah yang cukup besar. Contohnya di masyarakat Jawa yang katanya menjunjung tinggi sopan santun dan ewuh pekewuh, untuk memprotes orang lain yang perilakunya agak kurang berkenan di hati bisa menjadi sesuatu yang tabu. Meraka hanya memendam masalah tersebut dalam hati saja, perilaku yang muncul adalah jaga jarak. Perilaku ini secara garis besar tidak akan mengganggu, seserang tetap bisa melakukan aktifitasnya tanpa terganggu.</p>
<p>Contoh nyata adalah seperti demikian : di suatu kompleks perumahan ada banyak keluarga yang tinggal, tiap tiap keluarga beraktifitas di luar kompleks, ada salah satu keluarga A yang mempunyai kebiasaan tertentu, sementara kebiasan itu bertentangan dengan tetangganya yaitu keluarga B. Dua keluarga tersebut masih punya pikiran ewuh pekewuh, sehingga merasa tidak enak untuk menegur secara langsung. Akhirnya permasalahan tersebut cuma dipendam, bahakan tampak di luarpun sepertinya tidak terjadi masalah. Keduanya menjaga jarak, namun aktifitas utama (bekerja) masing - masing tidak terganggu.</p>
<p>Maka, kita sebut hal tersebut sebagai &#8220;Draw Solution&#8221;. Draw Solution ini lama-lama akan mengganggu kenyamanan. Analog dengan pertandingan sepakbola yang selalu berakhir dengan skor draw pasti mengganggu kenyamanan. Semua orang pasti ingin menang.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/08/22/draw-solution/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nyoba Macam-macam Browser Part 3 (FLock &#38; K-Meleon)</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/06/nyoba-macam-macam-browser-part-3-flock-k-meleon/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/06/nyoba-macam-macam-browser-part-3-flock-k-meleon/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Jul 2009 13:53:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web/Tech]]></category>

		<category><![CDATA[browser]]></category>

		<category><![CDATA[Flock]]></category>

		<category><![CDATA[K-Meleon]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambangblog.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Karena koneksi lambat (bermodalkan HP GPRS buat modem), akhir-akhir ini saya mencari browser yang enteng. Setelah mantap dengan pilihan Google Chrome, harus ada alternatif browser lain berkategori enteng dan cepat. Saya butuh browser sebenarnya dikarenakan alasan yang simple. Saya mempunyai beberapa account email yang saya anggap penting, dan ada beberapa yang berasal dari penyedia layanan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Karena koneksi lambat (bermodalkan HP GPRS buat modem), akhir-akhir ini saya mencari browser yang enteng. Setelah mantap dengan pilihan Google Chrome, harus ada alternatif browser lain berkategori enteng dan cepat. Saya butuh browser sebenarnya dikarenakan alasan yang simple. Saya mempunyai beberapa account email yang saya anggap penting, dan ada beberapa yang berasal dari penyedia layanan email yang sama. Jadi agar saya tidak perlu selalu login dan logout tiap kali membuka email, maka diperlukanlah dua browser untuk dua account email</p>
<p><img class="size-full wp-image-112 alignnone" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2009/07/flock.jpg" alt="flock" width="165" height="173" /></p>
<p>Dulu saat di kantor masih ada WIFI supercepat saya menggunakan (pastinya) Mozilla Firefox dan browser lain yang mirip FF yaitu Flock. Saya menggunakan Flock karena saya merasa Flock-lah yang paling mendekati interface Si Rubah Api. Sebelum tahu Flock saya sempat menggunakan K-Meleon, karena yang satu ini juga mirip Firefox. Namun setelah menggunakan K-Meleon beberapa waktu, saya merasa banyak yang kurang dari browser yang satu ini, sehingga kemudian saya tinggalkan dan beralih ke Flock tadi.<span id="more-111"></span></p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-113" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2009/07/k-meleon-logo.gif" alt="k-meleon-logo" width="150" height="200" /></p>
<p>Kembali ke laptop&#8230;eh kondisi sekarang. Setelah nyaman menggunakan kesederhanaan Chrome, saya mencari browser enteng lain. Dari review, ulasan dan testimoni dari blog-blog dan forum-forum, disana direkomendasikan browser yang enteng dan cepat adalah K-Meleon. Akhirnya saya mencari lagi si Kadal Hijau ini dan menemukan versi portable-nya. Setelah dicoba, dan ternyata benar memang enteng-walaupun dengan resiko user interface yang jauh dibawah Firefox, mantaplah hati saya untuk beralih dari Firefox dan Flock ke Chrome dan K-Meleon.</p>
<p>Simple is light</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/06/nyoba-macam-macam-browser-part-3-flock-k-meleon/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Nyoba Macam-macam Browser Part 2 (Google Chrome)</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/02/nyoba-macam-macam-browser-part-2-google-chrome/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/02/nyoba-macam-macam-browser-part-2-google-chrome/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 17:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Web/Tech]]></category>

		<category><![CDATA[browser]]></category>

		<category><![CDATA[firefox]]></category>

		<category><![CDATA[google chrome]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambangblog.wordpress.com/?p=82</guid>
		<description><![CDATA[Setelah WIFI di kantor dicabut oleh boss bule, di kantor sekarang karyawan tetap internetan menggunakan layanan Broadband, baik Flash maupun IM2. Namun untuk menggunakan layanan tersebut dengan optimal, dibutuhkn modem HSDPA atau juga bisa menggunakan Hondphone yang support HSDPA.
Karena dua-duanya belum ada ditangan, akhirnya saya menggunakan gadget yang ada yaitu Handphone yang support GPRS. Lumayan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah WIFI di kantor dicabut oleh boss bule, di kantor sekarang karyawan tetap internetan menggunakan layanan Broadband, baik Flash maupun IM2. Namun untuk menggunakan layanan tersebut dengan optimal, dibutuhkn modem HSDPA atau juga bisa menggunakan Hondphone yang support HSDPA.</p>
<p>Karena dua-duanya belum ada ditangan, akhirnya saya menggunakan gadget yang ada yaitu Handphone yang support GPRS. Lumayan masih bisa terus berinternetan, waloupun awalnya agak kurang sabar dengan koneksinya. Maklum WIFI di kantor adalah koneksi internet tercepat yang pernah saya temukan selama ini. Kegiatan download bukan lagi berukuran Mega bytes, tapi sudah Giga bytes. Download MP3 bukan cuma 2 atu 3 lagu, tapi 2 atau 3 album. Setelah berganti koneksi dari WIFI menjadi dial up GPRS, bagaikan biasa naik Motor 600 cc berganti dengan sepeda jengki.<img src="http://maskurmambang.blogdetik.com/wp-includes/js/tinymce/plugins/wordpress/img/trans.gif" class="mceWPmore mceItemNoResize"></p>
<p><img class="size-full wp-image-83 alignleft" src="http://maskurmambangblog.files.wordpress.com/2009/07/google-chrome-colour3.jpg" alt="google-chrome-colour3" height="200" width="200"></p>
<p>Untuk itu saya sering browsing bagaimana biar bisa berinternetan dengan labih cepat dengan kondisi yang ada sekarang. Salah satunya artikel&nbsp;<a href="http://insomniaku.blogspot.com/2009/01/tips-percepat-browsing.html">ini </a>. Akhirnya saya coba pake Google Chrome. Awal awal menggunakan Chrome, agak kurang sreg, karena biasa pake firefox yang menyediakan banyak adds on yang bisa ditambahkan demi kepuasan berinternet. Tampilan Chome juga terlalu simpel, agak membingungakn dengan tampilan awal Bahasa Indonesia. Akhirnya setelah membandingkan kecepatan membuka situs, ternyata sesuai dengan artikel tadi. Akhirnya sekarang Chrome menjadi browser utama saya dalam berinternet</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/02/nyoba-macam-macam-browser-part-2-google-chrome/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Migrasi dari Blog Friendster ke Wordpress</title>
		<link>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/02/migrasi-dari-blog-friendster-ke-wordpress/</link>
		<comments>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/02/migrasi-dari-blog-friendster-ke-wordpress/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Jul 2009 16:46:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>maskurmambang</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[BLOGGING]]></category>

		<category><![CDATA[blog fiendster]]></category>

		<category><![CDATA[blogger]]></category>

		<category><![CDATA[blogspot]]></category>

		<category><![CDATA[friendster]]></category>

		<category><![CDATA[migrasi blog]]></category>

		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://maskurmambangblog.wordpress.com/?p=78</guid>
		<description><![CDATA[Akhirnya selesai juga proses import blog saya di friendster ke blog ini, setelah sebelumnya blog saya di blogger/blogspot juga sukses diimpor. Awalnya cuma karena melihat Wordpress lebih mudah di kelola. Jujur saja saya juga terinspirasi tulisan di sini. Terima kasih Lady.
Migrasi dari Blogger ke Wordpress mudah karena sudah terpampang dengan jelas di menu tools&#62;&#62;import, di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhirnya selesai juga proses import blog saya di <a href="http://maskurmambang.blog.friendster.com">friendster</a> ke <a href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/">blog ini</a>, setelah sebelumnya blog saya di <a href="http://maskurmambang.blogspot.com">blogger/blogspot</a> juga sukses diimpor. Awalnya cuma karena melihat Wordpress lebih mudah di kelola. Jujur saja saya juga terinspirasi tulisan di <a href="http://ladyelen.blogspot.com/2009/06/spam-warning.html">sini</a>. Terima kasih Lady.</p>
<p>Migrasi dari Blogger ke Wordpress mudah karena sudah terpampang dengan jelas di menu tools&gt;&gt;import, di sana sudah jelas arah tujuan importnya yaitu Blogger. Nah untuk blog fiendster, harus mencari caranya. Browsing sana sini belum nemu juga. Akhirnya mencoba sendiri.<span id="more-78"></span></p>
<p>Diawali dengan masuk ke blog friendster dashboard kemudian pilih &#8221; manage&#8217; terus pilih &#8221; export&#8217;</p>
<p>Di menu export, saya langsung saja click di Download Export File, hasilnya adalah file ber ekstensi xml</p>
<p>Di awal trial saya, pada menu Tools&gt;&gt;import di wordpress, saya pilih impor <a title="Impor komentar dan posting dari blog Movable Type atau TypePad" href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/wp-admin/admin.php?import=mt">Movable Type dan TypePad</a>, lalu pilih file XML dari frindster tadi, memang sukses di impor, tapi tidak ada tampilan yang saya inginkan, kemudian atas masukan dari <a href="http://ladyelen.blogspot.com">seorang teman yang tidak pernah bertemu</a> lewat comment di facebook, hari ini saya pilih impor dari <a title="Impor tulisan, halaman, komentar, ruas tersuai, kategori, dan tag  dari sebuah berkas ekspor WordPress." href="http://maskurmambangblog.wordpress.com/wp-admin/admin.php?import=wordpress">WordPress</a>, tenyata sukses.</p>
<p>Baru sadar, blog di friendster sekarang ber plat form wordpress juga.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://maskurmambang.blogdetik.com/2009/07/02/migrasi-dari-blog-friendster-ke-wordpress/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.617 seconds -->

